Bagikan

AksaraKata.com: Ratu Atut Chosiyah, Gubernur Banten, saat bersaksi di persidangan terdakwa mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar, membenarkan dirinya bertemu suami Ratu Rita itu di Singapura.

“Saya terakhir itu bertemu saat perjalanan dari Jakarta ke Singapura,” katanya dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (28/4/2014).

Ia mengaku bertemu dengan Akil di loket imigrasi pada tahun 2013 selepas turun dari pesawat. Saat itu, kakak terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan ini, mengatakan bertandang ke Singapura untuk melakukan general check up pengobatan. “Saya bersama keluarga, dengan putra saya,” terangnya.

Dalam pertemuan dengan Akil, ujar Ratu Atut tidak banyak yang dilakukan. Ia hanya menanyakan menyangkut pengalamannya ketika duduk di Komisi II DPR RI, dan menyinggung ihwal mekanisme persoalan sengketa Pilkada di MK.

“Lalu menanyakan mekanisme MK. Dimana provinsi Banten sedang dilaksanakan Pilkada di tiga wilayah. Baik itu Bupati maupun Walikota, yang tahun 2013 dilakukannya Pileg,” tandasnya.

Hal itu ditanyakan oleh Atut, terkait bila ada putusan Pemungutan Suara Ulang (PSU).
“Apakah itu harus tetap dilakukan di akhir 2013, sedangkan diakhir itu ada Pileg, jadi saya menanyakan itu. Dan terdakwa menyampaikan tetap harus dilaksanakan,” tuturnya.

Atut menuturkan, ada tiga Pilkada yang dibahas, yakni Kabupaten/Kota Tangerang, Kota Serang, dan Provinsi Banten. Tetapi, ia tidak mengetahui apakah sudah ada gugatan atau belum menyangkut sengketa Pilkada yang dibahasnya dengan Akil itu. Begitu juga ketika disinggung Jaksa soal Pilkada Lebak.(*oz)

Atut: Di Singapura Bahas Sengketa Pilkada dengan Akil
Ditag pada:Akil    Atut    Bahas    dengan    di    Pilkada    Sengketa    Singapura

Tinggalkan Balasan

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline