Bagikan

AksaraKata.com: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membantah keras tudingan tim Prabowo-Hatta terkait terjadinya kecurangan secara terstruktur, sistematis dan masif dalam pilpres 2014, dan merugikan pasangan nomor satu itu.

“Sepanjang pengawasan (tuduhan kecurangan) terstruktur, sistematis dan masif tidak kami temukan dan kami tidak menerima laporan pelanggaran seperti itu,” ujar anggota Bawaslu Nelson Simanjuntak di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (8/8/2014).

Menurut Nelson, menuding pilpres terjadi kecurangan sama saja menuding Bawaslu tidak bekerja. Padahal sebelum Pilpres dimulai pun, Bawaslu sudah memetakan potensi pelanggaran dan mencegahnya.

“Sejak awal potensi pelanggaran misal kepala daerah mengerahkan aparatur/PNS untuk memilih calon tertentu dengan menggunakan fasilitas negara sehingga muncul tindakan tidak demokratis, kami betul-betul melakukan pengawasan secara cermat supaya tidak terjadi,” paparnya.

Dia pun menengaskan ada beberapa dugaan intervensi kepala daerah di Maluku untuk memenangkan pasangan nomor 1 dan wakil bupati di Jawa Tengah menangkan pasangan nomor 2. Namun itu terjadi sebelum pemungutan suara sehingga bisa dicegah.

“Ada yang melakukan itu seperti di Maluku untuk kerahkan pemilih memilih nomor 1 itu tapi tercegah, begitu ditemukan lalu orangnya diproses secara hukum,” jelasnya.srn/reza

Bawaslu: kami tidak menerima laporan yang ditudingkan tim Prabowo-Hatta
Ditag pada:Bawaslu    Hatta    Pilpres    Prabowo

Tinggalkan Balasan

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline