Bagikan

AksaraKata.com: Dibandar Bandar Lampung bocah 12 tahun, sebut saja namanya Mawar. Diduga gadis manis itu menjadi korban tindak asusila oleh Yudi (18), yang berprofesi sebagai guru salah satu pondok pesantren di Batu Putu.

Tragisnya lagi si gadis polos itu menerima perlakuan tak senono dari Yudi sejak April 2014 lalu. Bahkan pria yang dikenal baik dan sopan itu pernah melakukannya di dalam kelas, ketika pelajaran usai dan lingkungan terlihat sepi dari pengurus pondok lainnya.

Tidak hanya sampai disitu, gadis ingusan yang hendak menimbah ilmu agama tersebut juga pernah dikerjai di kamar mandi oleh Yudi.

Menurut Informasi, Mawar telah tiga kali menerima perbuatan bejat guru pondok tersebut.

Gadis belia itu juga menyampaikan pada orangtuanya, Asta Winata, bahwa setiap melakukan aksinya. Pria yang diduga memiliki kelainan seks itu terlebih dahulu mencari mangsanya yang kemudian diajaknya jalan-jalan di luar pondok.

“Begitu ada kesempatan, pelaku (Yudi) langsung melancarkan aksinya dengan merayu calon korbannya terlebih dahulu,” papar Asta.

Asta mengaku, kalau dirinya merasa heran dengan musibah yang menipa putrinya, yang notabene masih di lingkungan ponpes.

“Yang saya heran kenapa para pengurus pondok (pesantren) sampai tidak mengetahui akan hal yang memalukan tersebut. Ini benar-benar keterlaluan,” pungkas Asta yang sempat mengaku emosi dengan perbuatan Yudi.bs/ajie

Astagfirullah, Gadis Ingusan Dicabuli Guru Ponpes 3 Kali
Ditag pada:Astagfirullah    Dicabuli    Gadis    Gadis Ingusan Dicabuli Guru Ponpes 3 Kali    Guru    Ingusan    Ponpes

Tinggalkan Balasan

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline