Jangkar SF: Anak Sakti Raih Kelas Labet BoB, Deru Mesin LB Raungnya Kian Menggema

Bagikan

aksarakata.com: Hampir tiap hari turun ke gantangan Anak Sakti mengumbar kejayaannya. Tidak tanggung tanggung, sepekan sebelumnya Anak Sakti yang koncer di Latber Jaringan Akar Rumput Surabaya Fighter (Jangkar SF). Dimoment Latpres diapun kembali turun dan memenangi dikejuaraan paling bergengsi tersebut. Kicau mania manapun tidak akan jengah melihat jawaranya selalu tampil gemilang dan selelu berakhir ditampuk pimpinan. Terlebih lagi dititel gelaran Latpres.

Dengan mengumpulkan pundi pundi podium satu dibeberapa lomba burung berkicau, tentunya menjadi kumpulan kebanggaan plus menaikan ‘nyoni’ Mesin LB SF yang digawangi Om Eko TPI asal Wiyung Surabaya.

Mesin LB SF sendiri memiliki jawara jawara handal yang memang tidak pernah luput dari prestasi. Diantaranya, Penjuru dan Preman Pasar yang juga menyabet Labet BoB satu dan dua dikejuaraan Anniversary 1th Pelet Biru BC yang dilangusngkan digantangan BnR Bengrah Surabaya.

Mesin LB juga punya nama Cokro, Permata. Kedua jawara tersebut juga menghantar panji Mesin LB ditingkat prestise lomba burung Surabaya dan beberapa gantangan lainnya. Maka tak salah, kanca perburungan banyak memperbincangkan Eko TPI & Mesin LB-nya.

Terkait raihan terbaik para jawara jawara Mesin LB SF, Eko Ndut, yang kini menjadi joki Mesin LB mengatakan, terkait perawatan sehari harinya jawara jawara tersebut tidak mendapatkan perlakuan yang istimewah.

“Tidak ada perlakuan istimewah terhadap jawara jawara mesin lb. Mereka diberlakukan sama dan wajar, sebagaimana kebutuhan burung labet kekekan semestinya,” ujar Om Eko Ndut.

Yang istimewah, lanjut Eko Ndut, bahannya memang secara kualitas boleh dibilang lebih dari rata rata. Karena selama dirinya menggantangkan burungnya, baru kali ini melihat dan merawat labet lumayan istimewah.

Setali tiga uang, dengan apa yang disampaikan Eko TPI terkait jawara jawara Mesin LB. Semua mendapat perawatan yang sama, dijemur, dimandikan sesuai porsi dan selera.

“Tidak ada perbedaan kalau bicara perawatan. Semua sama, tinggal bagaimana kondisi si jawara selama dipersiapkan menjelang lomba. Kalau tepat dihari H kondisi burung tidak memungkinkan, ya, jangan berharap banyak. Sebaliknya kalau si jawara siap dengan kondisi mumpuni dan saat digantang dia jalan. Wah, itu yang ditunggu,” ujarnya singkat.

bambang

Tinggalkan Balasan

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline