Gladiator Tangguh Dikelas Cucak Ijo A di Latpres April Ceria BnR Satu Hati 2016

Bagikan

aksarakata.com: Gladiator, sang petarung di arena sekaligus menghibur penonton di jaman Kekaisaran Romawi. Gladiator memberi contoh etika pertarungan Romawi kepada para penonton, dan, ketika bertarung ataupun ketika mati, mereka dapat menimbulkan kekaguman dan pujian. Mereka digambarkan dalam seni kelas atas maupun kelas bawah, puncaknya pada abad ke-1 SM dan ke-2 SM.

Begitulah sekelumit gambaran tentang sang Gladiator, nama yang disematkan pada burung Cucak Hijau Om Ipung SCBC-THR. Tak salah, dan terbukti dievent Latpres April Ceria BnR Satu Hati yang dihelat pada Minggu 10 April 2016 di PALDAM V Brawijaya Gunungsari Surabaya, Gladiator memenangi sesi A sebagai jawara pertama yang menduduki podium satu.

Pertarungan yang super ketat dikelas Cucak Hijau membuat sang Gladiator harus mengeluarkan segala kemampuannya. Menurut H Ilyas bersama Mr Widodo dan Mr Eddy, bahwa Gladiator memiliki beberapa jurus pamungkas yang dia keluarkan seperti Cililinan, suara burung Gereja dan si burung nakal Pelatuk.

“Gladiator punya beberapa jurus andalan, seperti suara Cililinan, suara burung Geraja dan burung Pelatuk. Kebetulan ketiga suara andalannya itu dia keluarkan semua. Dan dia berhasil mendapat bendera A,” papar H Ilyas seusai mengambil Tropi kejuaraan dengan didampingi kedua kerabatnya.

Dominan ketiga hurus tersebut dibarengi dengan irama yang mendayu dayu, para kompetitor pun terhuyung dihadapan para juri. Dan sang Gladiator pun dikukuhkan sebagai pemenangnya dengan memperoleh bendera A.

Seperti diketahui, dikelas tersebut beberapa nama jawara yang punya nama besar juga turun seperti, Cornel gaco dari Mr Rohman asal Pelet Biru BC yang sejak seusai mabungnya ia kerap menyabet juara satu dibeberapa event Latpres maupun Latberan. Namum, burung besutan Mr Rohman harus relah berada diposisi kedua. Ini Info Latber Special Jangkar SF

Tidak hanya berhenti sampai disitu. Selain Cornel ada Takeo JR besutan M. Fakhruddin asal SBY Horre ini juga mencoba merangsek untuk merebut tempat pertama, namun kemampuannya belum maksimal untuk mengalahkan sang Gladiator. Akhirnya Takoe JR harus menempati tempat ketiga dibelakang Cornel.

Jackpot burung hijau besutan W2 asal Dinoyo Surabaya juga hadir dengan segala kemampuannya, tak ayal ia hanya mampu berada diurutan empat dan belum mampu mengalahkan Gladiator. Sebuah pertarungan dikelas Cucak Hijau A yang boleh dibilang lumayan berkelas ini akhirnya sah milik Gladiator. bambang

Tinggalkan Balasan